Tampilkan postingan dengan label berpikir. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label berpikir. Tampilkan semua postingan
Senin, 22 Desember 2014

TEKNIK PENGUKURAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS


Kemampuan berpikir kritis seseorang dapat diketahui dengan pengkuran. Beberapa metode pengukuran yang dapat digunakan untuk mengukur keterampilan berpikir kritis antara lain dengan pilihan pilihan anda atau dengan tes esai. Selain dengan pengukuran di atas, kebiasaan berpikir kritis seseorang jiga dapat diukur dengan skala likert (Mulyaningsih, 2011:41-42).

KARAKTERISTIK BERPIKIR KRITIS

  Karakteristik berpikir kritis
Berpikir kritis mencakup seluruh proses mendapatkan, membandingkan, menganalisa, mengevaluasi, internalisasi dan bertindak melampaui ilmu pengetahuan dan nilai-nilai. Berpikir kritis bukan sekedar berpikir logis sebab berpikir kritis harus memiliki keyakinan dalam nilai-nilai, dasar pemikiran dan percaya sebelum didapatkan alasan yang logis dari padanya.

PENGERTIAN BERPIKIR KRITIS

Menurut Ennis dalam Fisher (2009:4), berpikir kritis adalah pemikiran yang masuk akal dan reflektif yang berfokus untuk memutuskan apa yang mesti dipercaya atau dilibatkan. Sedangkan Paul mengemukakan berpikir kritis adalah mode berpikir mengenai hal, seubstansi atau masalah apa saja di mana si pemikir meningkatkan kualitas pemikirannya dengan menangani secara terampil struktur – struktur yang melekat dalam pemikiran dan menerapkan standar – standar intelektual padanya.
Definisi berpikir kritis menurut Dewey yang dinamakannya sebagai berpikir reflektif dan mendefinisikannya sebagai pertimbangan yang aktif, persistent (terus menerus), dan teliti mengenai sebuah keyakinan atau bentuk pengetahuan yang diterima begitu saja dipandang dari sudut alasan – alasan yang mendukungnya dan kesimpulan – kesimpulan lanjutan yang menjadi kecenderungannya(Fisher 2009:2).
Jumat, 19 Desember 2014

PENGERTIAN BERPIKIR KRITIS



Menurut Ennis dalam Fisher (2009:4), berpikir kritis adalah pemikiran yang masuk akal dan reflektif yang berfokus untuk memutuskan apa yang mesti dipercaya atau dilibatkan. Sedangkan Paul mengemukakan berpikir kritis adalah mode berpikir mengenai hal, seubstansi atau masalah apa saja di mana si pemikir meningkatkan kualitas pemikirannya dengan menangani secara terampil struktur – struktur yang melekat dalam pemikiran dan menerapkan standar – standar intelektual padanya.
Kamis, 18 Desember 2014

KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS


Kemampuan seseorang dalam berpikir kritisdapat dikenali dari tingkah laku yang diperlihatkannya selama proses berpikir. Untuk mengetahui kemapuan berpikir kritis seseorang itu dapat kita hubungkan dengan indikatior – indikator berpikir kritis yang dikemukakan beberapa ahli.
Menurut Facione dalam Haryani (2011:124) mengemukakan ada enam kemampuan berpikir kritis yaitu:
Rabu, 17 Desember 2014

KARAKTERISTIK BERPIKIR KRITIS


Berpikir kritis mencakup seluruh proses mendapatkan, membandingkan, menganalisa, mengevaluasi, internalisasi dan bertindak melampaui ilmu pengetahuan dan nilai-nilai. Berpikir kritis bukan sekedar berpikir logis sebab berpikir kritis harus memiliki keyakinan dalam nilai-nilai, dasar pemikiran dan percaya sebelum didapatkan alasan yang logis dari padanya.
Selasa, 16 Desember 2014

Membangun kemampuan berpikir kritis siswa


Setiap orang dapat belajar untuk berpikir dengan kritis karena otak manusia secara konstan berusaha memahami pengalaman. Dalam pencariannya yang terus – menerus akan makna, otak dengan tangkas menghubungkan ide abstrak dengan konteksnya di dunia nyata. Otak menyenangi jenis hubungan yang harus dilakukan oleh pemikir kritis karena hubungan semacam ini menghargai bukti, meniliti asumsi, dan memeriksa bahasa dengna teliti.
Menurut Freire, pendidikan dengan paradima kritis menempatkan peserta didik sebagai subjek. Bagi Freire, fitrah manusia sejati adalah menjadi subjek bukan menjadi objek (Suyatno, 2009:4). Sedangkan Dewey mendefinisikan berpikir kritis sebagai pertimbangan yang aktif, persisten (terum menerus), dan teliti mengenai sebuah keyakinan atau bentuk pengetahuan yang tidak ada pertimbangan dalam menerimanya dipandang dari sudut alasan – alasan yang mendukungnya dan kesimpulan – kesimpulan lanjutan yang menjadi kecenderungannya.

Teknik pengukuran kemampuan berpikir kritis


Kemampuan berpikir kritis seseorang dapat diketahui dengan pengkuran. Beberapa metode pengukuran yang dapat digunakan untuk mengukur keterampilan berpikir kritis antara lain dengan pilihan pilihan anda atau dengan tes esai. Selain dengan pengukuran di atas, kebiasaan berpikir kritis seseorang jiga dapat diukur dengan skala likert (Mulyaningsih, 2011:41-42).