Tampilkan postingan dengan label pengetahuan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label pengetahuan. Tampilkan semua postingan
Rabu, 20 Agustus 2014
HAND OUT MEDIA PEMBELAJARAN MATEMATIKA
JURUSAN PENDIDIKAN MATEMATIKA
FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM
UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA
2004
PENGEMBANGAN MEDIA
PEMBELAJARAN MATEMATIKA
A. Pendahuluan
Proses pembelajaran pada hakekatnya merupakan proses
komunikasi (Arif, dkk, 1986: 11; Raharjo, 1984: 48; Udin, 1993: 22) antara
pembelajar dan pebelajar, atau antar pebelajar. Pembelajar dapat
guru/instruktur, penulis buku, atau perancang media, sedangkan pebelajar dapat siswa,
peserta pelatihan, atau peminat pelajaran. Sebagai suatu proses komunikasi,
maka isi pembelajaran merupakan pesan, pembelajar sebagai sumber pesan,
pebelajar sebagai penerima pesan, dan adanya suatu media/perantara. Dalam
proses pembelajaran, media tersebut diistilahkan dengan media pembelajaran.
Posisi media pembelajaran dalam proses pembelajaran digambarkan oleh Berlo (dalam
Raharjo, 1984: 49) sebagai berikut:
Label:pengetahuan | 0
komentar
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN
JURUSAN PENDIDIKAN MATEMATIKA
FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM
UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA
2004
PENGEMBANGAN MEDIA
PEMBELAJARAN MATEMATIK
A. Pendahuluan
Proses pembelajaran pada hakekatnya merupakan proses
komunikasi (Arif, dkk, 1986: 11; Raharjo, 1984: 48; Udin, 1993: 22) antara
pembelajar dan pebelajar, atau antar pebelajar. Pembelajar dapat
guru/instruktur, penulis buku, atau perancang media, sedangkan pebelajar dapat siswa,
peserta pelatihan, atau peminat pelajaran. Sebagai suatu proses komunikasi,
maka isi pembelajaran merupakan pesan, pembelajar sebagai sumber pesan,
pebelajar sebagai penerima pesan, dan adanya suatu media/perantara. Dalam
proses pembelajaran, media tersebut diistilahkan dengan media pembelajaran.
Posisi media pembelajaran dalam proses pembelajaran digambarkan oleh Berlo (dalam
Raharjo, 1984: 49) sebagai berikut:
Label:pengetahuan | 0
komentar
Rabu, 30 Oktober 2013
Pendekatan Problem Solving
Proses dimana seseorang siswa menerima tantangan yang berhubungan dengan persoalan matematika yang membutuhkan penyelesaian dan cara yang tidak langsung dapat dengan mudah ditentukan, diperlukannya penggabungan dari pengetahuan-pengetahuan yang dimiliki sebelumnya dan memerlukan ide matematika dalam menyelesaikannya karena soal yang diberikan termasuksoal non rutin.
Label:pengetahuan,ratu,ratunya pengetahuan | 0
komentar
Langganan:
Postingan
(Atom)